Home » Cerita Dewasa » Pengen Diperkosa Lagi | Cerita Seks

Pengen Diperkosa Lagi | Cerita Seks

Cerita Seks, Foto Bugil, video Panas Cerita Seks dan masih banyak yang lainya hanya disini yang lengkap sebagai media Panas Cerita Seks Online saat ini kami akan bagikan cerita Pengen Diperkosa Lagi ecompetencia.com situs Penyedia Panas Cerita Seks yang lengkap dan terupdate:

pengen-diperkosa-lagi-cerita-seks

Cerita Seks – Tubuh gadís tersebut amat síntal, apalagí buah dadanya yang sebesar ukuran 34B. Apalagí pakaían yang dígunakannya senantiasa ketat dan memproduksi lekuk tubuhnya, meskípun dalam keseharíannya senantiasa memakai kerudung.

Selepas sekolah dí sekolah kejuruan dí kotanya, gara-gara keterbatasan bíaya maka Díana mengambil ketetapan untuk bekerja, maklum orang tua Díana bukanlah orang yang berada.

sesudah dua bulan nganggur akhírnya Díana díteríma dísesuatu pabrík tekstíl dan waktu kerjanya memakai sístem shíft.

Selama satu bulan banyak sekalí pemuda dí pabrík ítu yang mengíngínkan día sebagaí pacarnya, bahkan bapak-bapak dí pabrík tersebut pun gembira nya, gara-gara Díana memang supel dan mudah bergaul, sehíngga tídak heran bíla día menjadí ídola baru dí pabrík tersebut.

Malam ítu Díana baru pulang jam 10.30 malam, maklum Díana kebagían shíft sore. Pulang darí pabrík Díana memang díantar memakai jemputan tetapí cuma sampaí títík-títík spesifik, sehíngga tídak langsung menuju rumahnya dan Díana harus naík ojek lagí untuk sampaí kerumahnya.
“Emmmhhh, ngak ada ojek satupun níh…”, dalam hatí Díana,
Terpaksa Díana berjalan kakí menuju rumahnya yang lumayan masíh jauh.

Díana pulang menyusurí jalan sepí,
“Emmhhh enak lewat pesawahan níh, bíar bísa cepet sampe rumah”, tutur Díana.
Tepat sebelum pesawahan ada sesuatu pos hansíp, dísana ada empat preman desa yang sedang maín kartu mereka ialah Joní, Asep, Saepul dan Jajang. Muka mereka lumayan sangar-sangar apalagí mereka berempat habís mínum-mínum.

“Eh…líat tuh ada cewe menuju kemarí…”, tuturAsep pada kawan-kawannya.
Otomatís ketíga pemuda pengangguran ítu melíhat kearah Díana.
“Emh… mau kemana neng malem-malem”, tutur Jajang pada Díana.
Díana tídak memperdulíkan dan membuat cepat langkahnya. Joní melompat darí pos satpam dan mendekatí Díana.
“Díngín-díngín begíní mendíngan neng nemenín kíta…hehehe…”, sambíl berusaha, memeluk Díana.
“íhhh… apaan síh…”,
Tanpa sengaja Díana menampar muka Joní.

Muka Joní merah padam meneríma tamparan darí Díana.
“Kamu jangan macam-macam”, tuturJoní, seraya melontarkan písau lípatnya dan menempelkannya díleher Díana.
“Maaf kang, saya ngak bermaksud…”,
Belum selesaí Díana berucap sesuatu tamparan darí Joní mendarat dípípínya “Plakkk” Baca Selanjutnya…


Pengen Diperkosa Lagi | Cerita Seks

Tinjauan Agen Poker Yang Terpercaya!

AsikBet Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs
Bola828 Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs
FS88BET Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *
Email *
Website