Home » Berita Bola » Lepas Romelu Lukaku MU Akan Menyesal

Lepas Romelu Lukaku MU Akan Menyesal – Romelu Lukaku resmi meninggalkan Manchester United (MU). Ia pindah ke Inter Milan. Kepindahan ini bisa saja akan disesali Setan Merah di lantas hari menurut analis dari Skysports, Nick Wright.

Lepas Romelu Lukaku MU Akan Menyesal

Striker asal Belgia itu mengalami periode tak mengenakkan di MU pada musim lalu. Ia hanya mencetak 15 gol di 45 tampilan di bermacam ajang. Lukaku gagal mempersembahkan satu trofi apa pun bikin United.

Suporter Man United dibikin frustrasi gara-gara ketidakmampuan mencetak gol saat klub berjumpa enam klub rival papan atas. Style permainannya termasuk jadi sasaran kritik. Walau terkecuali berkata fakta, Lukaku tetaplah seorang striker hebat yang dulu berkiprah di pentas Premier League.

Mengawali karier di Chelsea pada musim 2012-2013, Lukaku kesusahan menembus tim inti. Situasi itu memaksanya muncul dengan standing utang sebelum akan pada akhirnya pindah dari The Blues dengan standing permanen.

Lukaku mencetak 17 gol di musim pertama dengan West Brom dengan standing pinjaman. Dari Hawthorns ke Old Trafford, keseluruhan keseluruhan gol yang ia cetak kini capai 129 di dalam 262 pertandingan di bermacam ajang.

Performanya konsisten menanjak dari musim ke musim, di awali saat resmi berkostum Everton pada 2013-2014 dan paling akhir jadi anggota MU.

Torehan 113 gol Lukaku di Premier League menempatkannya sejajar dengan Ian Wright di jajaran 20 besar penyerang paling subur di Liga inggris.

Pencapaian itu jadi lebih mengesankan kala menyaksikan kenyataan ia baru berusia 26 pada bulan Mei lalu.

Tahun lalu, pemain Belgia itu jadi pemain luar negeri termuda yang kuantitas golnya menembus 100 buah. Hanya Michael Owen, Robbie Fowler, Wayne Rooney dan Harry Kane yang capai prestasi itu di umur yang lebih muda. Lukaku udah mencetak lebih banyak gol di Premier League dibanding Alan Shearer pada umur yang sama.

Rekor itu selayaknya memasang Lukaku pada posisi terhormat. Sayangnya, tertentu Romelu Lukaku, banyak orang lebih fokus menyaksikan keterbatasannya. Ia kerap mendapat sasaran kritik yang kurang fair di MU, saat tampil canggung di sebuah laga.

Pencetak gol terbanyak di Premier League saat berusia 26 tahun:
Wayne Rooney 126
Harry Kane 125
Michael Owen 122
Robbie Fowler 114
Romelu Lukaku 113
Alan Shearer 112
Cristiano Ronaldo 84
Thierry Henry 83

Setiap sentuhan yang buruk, tiap tiap peristiwa kesalahan kontrol, condong dimanfaatkan oleh para pengkritiknya untuk menstigmakan ia bukan striker bagus.

Momen-momen itu jadi makin lama kerap di musim lalu. Orang seperti lupa di musim debutnya ia mencetak 27 gol di Old Trafford! Manchester United jadi runner-up Premier League saat itu.

Romelu Lukaku bisa saja baru berusia 26 tahun, tapi setelah berhasil menembus Anderlecht pada umur 16 tahun, ia udah bermain secara reguler di tingkat senior selama satu dekade.

Banyaknya pertandingan yang udah ia mainkan (hampir 500 laga), amat luar biasa untuk pemain seusianya. Totalnya termasuk 81 tampilan dengan Timnas Belgia.

Musim panas lalu, setelah musim domestik yang mengesankan di Manchester United (bermain di 51 laga), ia segera tancap gas melakoni laga-laga Piala Dunia di Rusia. Timnas Belgia menyudahi turnamen dengan berada di peringkat tiga besar, di atas Timnas Inggris yang hanya jadi semifinalis tanpa raihan medali.

Dia tampil mengesankan di Rusia, tentu saja,Bandar Bola jadi pemain pertama yang mencetak dua gol di dalam pertandingan Piala Dunia berturut-turut sejak Diego Maradona tertentu pada tahun 1986. Tetapi tidak mengherankan bahwa beban kerja menyita banyak korban. Lukaku udah mengakui bahwa rentetan pertandingan yang ia jalani memicu masalah setelahnya.

“Di Premier League, saya tidak sanggup bermain dengan situasi kesegaran yang sama dengan sepak bola internasional,” katanya pada bulan Desember silam.

“Itu adalah sesuatu yang kala saya kembali saya segera tahu. Saya tidak bermain dengan intensitas atau agresi yang cukup. Kondisi kesegaran saya tidak di dalam situasi idel, pada dasarnya.”

Komentar itu datang hanya lebih dari satu minggu setelah masalah cedera hamstring yang membuatnya menepi sementara. Pasca itu dia menghabiskan sisa musim bermain mengejar ketinggalan dari penyerang-penyerang lain yang ada di Manchester United.

Ia kesusahan menemukan bentuk permainan terbaik gara-gara masalah cedera, ambil misal tampilan menawannya kala menjebol dua kali gawang PSG di Liga Champions pada bulan Maret. Setelahnya ia kembali diganggu cedera hamstring. Di dua laga pertandingan paling akhir musim lantas ia absen tanpa sanggup berbuat apa-apa.

Tinjauan Agen Poker Yang Terpercaya!

AsikBet Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs
Bola828 Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs
FS88BET Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *
Email *
Website